Selamat Datang Ikhwati Fillah!!

Sunday, 7 December 2008

FIRDAUS - Dunia Yang Lebih Indah ( Full Album )



FIRDAUS - Dunia Yang Lebih Indah



FIRDAUS - Bukan Bayangan Lagi

tak pernah aku
sungguh tak pernah ku memahami
ternyata kini kau bukan bayangan lagi
di saat ini kau berdiri di depanku
menanti aku

dan tak usah kau ceritakan kisahmu
kerna ku tahu dan aku memahamimu
lerai sahaja resah gundah yang terbuku
engkau dan aku

bersama kita jalinkan kasih
Tuhan tunjukkanlah kami
sinar penyuluh bahgia nan abadi
ku berdoa ikatan suci
kau redhai dan kau rahmati
kau kasih teman
kau penyeri

oh tak pernah aku
sungguh tak pernah ku memahami
ternyata kini

andai hati merasa bimbang
akan ku pasti kau tenteram
kerana itu tanda sayang
jika diriku lihat resah
lemparkanlah senyum dan madah
tenang jiwa kan berseri indah


FIRDAUS - Dunia Yang Lebih Indah

menjadi fitrah manusia hidup di dunia
perlu sesama begitu adanya
pabila duka mengusik indahnya suka
dan seharusnya bangkitlah di jiwa

rasa peduli menolong sesama
bukan hanya bicara
tindakan yang utama

di sini kita dengan segala yang dipunya
semuanya fana, titipan semata
lihat mereka saudara kita di sana
dalam nestapa di manakah cinta?

rasa peduli menolong sesama
bukan hanya bicara
tindakan yang utama

cuba rasakan setiap tangisan
tak berhenti berharap akan huluran tangan
memberi cinta dan harapan
bersama kita melangkah kaki
menuju dunia yang lebih indah

pernahkah kita bayangkan jadi mereka
belum tentu kan mampu, cuba sedari
tanya diri sendiri
apakah ada simpati



FIRDAUS - Kini Aku Kernamu

bertanya tentang segala hal yang aku buta
kau bukakan cakrawala
curahkan tulus ilmu membimbing langkahku
menggapai tinggi bintangku

tiada pernah berhenti
dengan sabar cuba buatku mengerti
tiada harga yang mampu
membalas jasamu terima kasihku

kau abdikan dirimu tuk semua
menerangi gelapnya dunia
ikhlas hatimu bicara
kau lakukan demi cinta
yang kan membawamu ke syurga
oh guruku, di hatiku, doaku untukmu selalu

bersinarnya matamu saat berjayaku
fahami segala maksudmu
semangati ku berdiri bila sedih hati
hingga ku tersenyum lagi



FIRDAUS Feat AKBAR & CAT FARISH - Ku Berlari


Firdaus:
Ku langkahkan kaki ini
Di hangat mentari pagi
Ku syukuri hari ini, aku masih berdiri

Dan aku tinggalkan masa kelabu
Dan lalu mulakan jalannya kerna-Mu

Semangat optimis diri jalan hari dengan pasti
Selama jantung berdetak, selama itupun

Takkan berhenti berlari wujudkan mimpi
Terus berlari agar hidup ini bererti

Terjatuh bangkit aku kembali
Susah payah aku tak peduli
Kerna hidup hanya sekali

Akbar:
Dengarkanlah teman seloka hiburan
Tak perlulah kita asyik nak berlawan
Kita semua kawan tak boleh berlawan
Kalau kita renggang kita ketinggalan

Bebaskan dirimu dari dibelenggu
Teruskan langkahmu ayuh kita maju
Mari bersamaku nyanyi lagu ini
Jangan difikirkan resah yang di hati

Semua itu hanya dimindamu
Tak perlu kau sangsi tak perlu kau ragu
Segala-galanya pastikan berlalu
Mentari kan muncul mendung kan berlalu

Cat Farish:
Suka duka perkara biasa
Kita pasti lalu bezanya pada waktu
Bila berlari kenalah berstrategi
Jangan ikut hati, ikut hati nanti mati
Biarlah terlambat atur jalan cermat
Pelan-pelan kayuh jangan sampai otak penat
Sentiasa bawa diri hati-hati hari-hari beri erti pada diri
Jangan berhenti kejar mimpi senyuman diberi tanpa semua benci menghantui hati
Biarkan saja, takdir semua nyata
Bersyukurlah masih lagi bernyawa

Firdaus:
Dan aku tinggalkan masa kelabu
Takkan berhenti berlari wujudkan mimpi
Terus berlari agar hidup ini bererti

Takkan berhenti
Berlari wujudkan mimpi
Terus berlari
Agar hidup ini bererti

Takkan berhenti berlari wujudkan mimpi
Berlari..






FIRDAUS - Ku Mohon

di lubuk hatiku terdalam
ini yang ku pilih penuh keyakinan
namun kadang bimbang menyerang
sanggupkah melangkah ku terus berjalan

saat badai menderaku
hinggah rapuh dan goyah
tiada daya tuk bertahan
hanya Engkau tempat berpegang

berkatilah setiap semangat jiwa
tuk selalu berjuang di jalan Mu
terjagalah hati yang kadang redup
tertiup angin di duniawi
gemerlap kilauan harta
takhta dan cinta manusia
yang menyesatkan
selamanya...

saat hujan basahiku
penuh lumpur dan noda
dalam derai air mata
dengarlah permohonan ku



FIRDAUS - Menangislah Di Bahuku



kau datang padaku seperti biasa
ku sambut bahagia dengan tangan terbuka
kau balas dengan senyuman seadanya
ku tahu ada sesuatu yang berbeza

kau hanya diam seribu bahasa
hanya di matamu yang cuba berbicara
bahwa saat ini hatimu terluka
kau tahu ku ada di sini untukmu

mencuba tak berkedip
menahan tegar di hujung mata
hingga kau pun tak kuasa
berderailah airmata
dalam pelukku kau curahkan semua

menangislah...
kadang manusia terlalu sombong tuk menangis
lalu untuk apa airmata telah dicipta
bukan hanya bahagia yang ada di dunia
menangislah...
di bahuku kau berikanku kepercayaan
bahwa laramu adalah haru biruku
kerna ku adalah sahabatmu

menangislah...(dibahuku ku disini untukmu)
menangislah...(dibahuku kerna ku sahabatmu)




FIRDAUS - Nilai Cinta

andainya kau menghayati
sejarah cinta yang sejati
pasti akan kau memahami
pesonanya bukanlah mimpi

kasih Rahmah tak bertepi
tika suami ditandang duga
rahsia tulus rindu Zulaikha
sabar menanti dalam setia
harapan menjelma

pasti jua(tiada lagi) hatimu akan bersilang tanya
wujudkah lagi cinta tanpa dusta dan nista
menafikan pepatah, cinta itu buta

sesungguhnya keimanan
yang menuntun langkah cinta
menuju redha
dilingkari keikhlasan
yang bersulam kejujuran
pasti akan terserlah kemurnian cinta

ingin aku mengulagi
sejarah cinta yang suci
bersamamu insan terpilih
menzahir makna cinta sejati
tak sekadar mimpi



FIRDAUS Feat FAIZAL TAHIR - Pupus

pertemuan yang ku idam
masih belum bersua
perpisahan yang ku takutkan
hadir sudah tiada ku pinta
harapan pudar mati tuk mencari lagi
bagai lilin yang menerangi
lalu padam jua

apalah yang mampu ku beri
agar rasa ingin berkasih hadir dalam diri
tak mampu ku mendusta hati ini lagi

cinta yang tersulam tulus
ku rasakan pupus
hingga ada terluka
pada setiap bicara ku
kasih yang mengukir mesra
hilang dalam tawa
namun ingin ku semula
merasai nikmatnya

mampukah rayuanku ini
membuatkan ia kembali
setiap kemanisan cinta yang tulus dan suci
hadirkanlah sekali lagi cuma
agar bernyawa cinta semula
maafkan aku andai keterlaluan pintaku ini


FIRDAUS Feat FAIZAL TAHIR - Pupus ( Akustik )

pertemuan yang ku idam
masih belum bersua
perpisahan yang ku takutkan
hadir sudah tiada ku pinta
harapan pudar mati tuk mencari lagi
bagai lilin yang menerangi
lalu padam jua

apalah yang mampu ku beri
agar rasa ingin berkasih hadir dalam diri
tak mampu ku mendusta hati ini lagi

cinta yang tersulam tulus
ku rasakan pupus
hingga ada terluka
pada setiap bicara ku
kasih yang mengukir mesra
hilang dalam tawa
namun ingin ku semula
merasai nikmatnya

mampukah rayuanku ini
membuatkan ia kembali
setiap kemanisan cinta yang tulus dan suci
hadirkanlah sekali lagi cuma
agar bernyawa cinta semula
maafkan aku andai keterlaluan pintaku ini




FIRDAUS - Satu Suara

getaran memori semalam
terasa hangat masa silam
bagai sinar yang tak terpadam
ketenangan raut wajahmu
sesegar tulus senyumanmu
mesra dan ceria menguntum
kisah antara kau dan aku
indah tak pernah luntur

kenangan bahgia bersama mu teman
terlukis jelas di ingatan
tidak kan bisa untuk ku lupakan
walaupun saat ini kita terpisah
jauh dari pandangan mata
kukuh jalinan ini takkan goyah
dengan rahmatNya

merenung detik-detik lalu
kita terduga dan tersungkur
namun kecewa bukan penghujung
nyalan obor kesabaran
menyinar erti pengorbanan
tersingkap rahsia jadi pedoman
kita masih di sini
menjejak redha Illahi

bersama kita alunkan satu suara
dendang irama lagu setia
teguh ikatan hingga ke akhirnya
bersama genggam erat kata dan janji
kita jadikan realiti
zahir impian cita seribu erti
perjuangan suci

mara melangkah tiada gentar
kembara kita ke satu arah
terus mencari
cinta Yang Esa

bersama kita alunkan satu suara
dendang irama lagu setia
teguh ikatan hingga ke akhirnya
bersama genggam erat kata dan janji
kita jadikan realiti
zahir impian cita seribu erti
perjuangan bersama
Yang Maha Esa



By Downloading The File You Are Agree To
Delete It Between 24 Hour After Download Complete
JANGAN SOKONG CETAK ROMPAK
BELI YANG ORIGINAL

No comments: